17 Juli 2026 | sawahlunto, koni, olahraga, prestasi, juara, sumbar
Guna memastikan kesiapan fisik, mental, serta fasilitas para atlet menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatra Barat, Tim II Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Sawahlunto kembali bergerak aktif. Pada Jumat, 17 Juli 2026, tim peninjau menyambangi tempat latihan cabang olahraga (cabor) Karate yang berlokasi di Bengkel Utama Silo.
Agenda ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan sebuah rutinitas krusial demi menggenjot performa dan mematangkan persiapan para karateka Sawahlunto sebelum berlaga di GOR Batu Batupang, Kabupaten Solok.
Dalam kunjungan tersebut, Tim II Monev KONI Sawahlunto yang dikomandoi oleh Doni Ramadona beserta jajaran pengurus lainnya, memantau langsung jalannya proses latihan intensif. Kehadiran tim ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, memetakan kekuatan, sekaligus mencatat secara detail setiap kendala teknis maupun non-teknis yang dihadapi di lapangan. Langkah inventarisasi ini sangat penting sebagai bahan pertimbangan utama dalam menentukan komposisi definitif atlet yang layak dipilih masuk ke dalam kontingen resmi Kota Sawahlunto.
Kendati para atlet menunjukkan semangat dan daya juang yang tinggi dalam melahap menu latihan, kondisi sarana pendukung di lokasi latihan ternyata masih memerlukan perhatian serius. Berdasarkan hasil dialog intensif antara pihak pelatih dan tim peninjau, terungkap bahwa kelayakan peralatan menjadi salah satu batu sandungan yang dapat memengaruhi performa maksimal para karateka saat bertanding di matras Porprov nanti.
Pelatih kepala cabor Karate Sawahlunto, Sensei Januardi, memanfaatkan momentum kunjungan ini untuk menyampaikan keluh kesah serta kebutuhan mendesak yang dihadapi anak-anak asuhnya. Beliau menekankan bahwa peremajaan fasilitas olahraga sudah menjadi hal yang tidak bisa ditunda-tunda lagi demi menjaga keselamatan dan kualitas latihan atlet.
"Saat ini peralatan latihan dan tanding cabor kami sedang mengalami penuaan dan perlunya dukungan dari KONI Sawahlunto. Selain itu, minimnya penerangan di lokasi latihan juga menjadi kendala tersendiri, sehingga sangat diperlukan adanya penambahan penerangan agar latihan di malam hari bisa berjalan lebih optimal," ujar Sensei Januardi di sela-sela mendampingi para atletnya.
Merespons masukan berharga tersebut, Doni Ramadona bersama rekan-rekan dari Tim II Monev berkomitmen untuk segera membawa catatan lapangan ini ke tingkat manajerial KONI Sawahlunto. Evaluasi komprehensif dari kunjungan ini diharapkan dapat melahirkan solusi cepat, mengingat pelaksanaan Porprov XVI Sumbar tinggal menyisakan waktu beberapa bulan lagi. Komitmen pemenuhan fasilitas dan perbaikan sistem penerangan di Bengkel Utama Silo menjadi fokus yang akan diperjuangkan demi target meraih medali emas di ajang bergengsi empat tahunan tersebut. (ton)