13 Juli 2026 | sawahlunto, koni, prestasi, olahraga
Langkah nyata demi mematangkan persiapan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat terus digenjot oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto. Sebagai bentuk komitmen dan keseriusan tersebut, Tim IV Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Kota Sawahlunto kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke tempat latihan Cabang Olahraga (Cabor) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Sawahlunto pada Senin, 13 Juli 2026.
Langkah ini diambil guna memantau secara langsung progres latihan sekaligus memastikan kesiapan penuh para atlet menjelang perhelatan olahraga terbesar di Sumatera Barat yang akan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 mendatang.
Rombongan Tim IV Monev yang dipimpin langsung oleh Muldayuri bergerak menyisir arena latihan FOPI. Dalam peninjauan langsung ini, Muldayuri didampingi oleh barisan anggota tim yang terdiri dari Efwilza, Afrinaldi, Leo Trisman, Taufik Hidayat, dan Rinta Ariany Akbar serta Sekretaris Umum KONI Sawahlunto Hendri Febriyudi.
Kehadiran tim monev di tengah-tengah atlet yang sedang berlatih bertujuan untuk menyaring, mengevaluasi, serta memvalidasi atlet-atlet yang benar-benar memiliki kesiapan fisik, mental, dan teknik mumpuni untuk ditargetkan mendulang medali di ajang Porprov nanti.
Di sela-sela peninjauan tersebut, Ketua Tim IV Monev KONI Sawahlunto, Muldayuri, memberikan motivasi sekaligus menegaskan pentingnya konsistensi dalam masa persiapan ini. Beliau menekankan bahwa persaingan di tingkat provinsi akan berjalan sangat ketat, sehingga setiap lini persiapan tidak boleh luput dari pengawasan.
"Para atlet Petanque harus terus mematangkan persiapan menjelang pekan olahraga provinsi ini. Hal ini sangat krusial agar tim yang kita utus nanti mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat, serta siap bertarung habis-habisan untuk meraih medali demi mengharumkan nama Kota Arang," ujar Muldayuri di lokasi latihan.
Kunjungan mendadak ke cabor FOPI ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian Monev Tahap Ketiga yang dilakukan oleh KONI Kota Sawahlunto secara berkala. Melalui evaluasi berjenjang ini, KONI ingin memastikan bahwa anggaran, fasilitas, dan program latihan yang telah dialokasikan dapat terkonversi menjadi prestasi nyata di lapangan.
Tidak berhenti sampai di sini, usai merampungkan agenda monev tahap ketiga ini, KONI Kota Sawahlunto juga telah menjadwalkan program krusial berikutnya, yakni pelaksanaan uji VO2 Max tahap ketiga. Tes ketahanan fisik ini mutakhir dilakukan untuk menyaring secara objektif kualitas stamina para atlet.
Hasil dari uji VO2 Max tersebut nantinya akan menjadi indikator utama dan penentu final dalam menetapkan nama-nama atlet yang berhak diberangkatkan untuk mengikuti Training Center (TC) atau pemusatan latihan intensif sebelum resmi berlaga di Porprov XVI Sumbar. (ton)