08 Agustus 2026 | sawahlunto, koni, olahraga, prestasi, juara, sumbar
Langkah nyata dalam menggembleng kualitas para atlet daerah terus digencarkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto. Melalui Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), KONI Kota Sawahlunto secara resmi menggelar hari pertama Tes Fisik VO2 Max Tahap III yang dipusatkan di Lapangan Ombilin, Kota Sawahlunto, pada Sabtu (8/8/2026). Pengujian kebugaran ini menjadi salah satu pilar vital dalam memetakan, mengevaluasi, serta menyeleksi para atlet yang diproyeksikan masuk ke dalam kontingen resmi menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Kegiatan yang berlangsung intensif ini ditinjau dan dibuka secara langsung oleh Ketua KONI Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita. Di hadapan ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga yang berkumpul di tengah lapangan sebelum pengujian dimulai, Jhon Reflita memberikan arahan tegas mengenai pentingnya pengujian parameter fisik ini. Beliau menekankan bahwa seleksi menuju Porprov tidak lagi sekadar mengandalkan kebiasaan lama, melainkan harus berbasis standar performa yang terukur secara ilmiah demi memastikan kontingen Sawahlunto dihuni oleh jajaran atlet paling tangguh.
Dalam motivasi dan arahannya, Jhon Reflita mengingatkan seluruh peserta agar mencurahkan seluruh kemampuan terbaik mereka dan tidak menganggap agenda ini sebagai formalitas belaka.
“Ini adalah bukti keseriusan KONI Sawahlunto dalam menyaring atlet untuk Porprov mendatang. Jadi jangan menganggap remeh tes VO2 Max ini. Hasil tes akan menjadi salah satu dasar dalam melihat kesiapan fisik atlet sehingga yang berangkat nantinya benar-benar atlet yang siap bertanding dan mampu memberikan prestasi terbaik bagi Kota Sawahlunto,” tegas Jhon Reflita penuh optimisme.
Lebih lanjut, Jhon menjelaskan bahwa paradigma pembinaan olahraga prestasi saat ini menuntut keterbukaan terhadap pendekatan yang berbasis data. Tingkat VO2 Max dipandang sebagai indikator krusial untuk mengukur volume maksimal oksigen yang dapat digunakan tubuh saat beraktivitas berat, yang mencerminkan daya tahan jantung dan paru-paru atlet. Parameter akurat ini tidak hanya berguna untuk menentukan kualifikasi kelayakan bertanding, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi para pelatih dalam merancang intensitas program latihan ke depan.
Rangkaian Tes Fisik VO2 Max Tahap III ini dirancang berlangsung marathon selama dua hari berturut-turut, yakni pada 8 hingga 9 Agustus 2026. Seluruh atlet dari beragam cabang olahraga unggulan diuji kemampuannya secara bergelombang untuk mendapatkan potret kebugaran yang otentik. Melalui pengumpulan data fisik yang presisi ini, jajaran pengurus KONI Kota Sawahlunto optimistis mampu menyusun komposisi skuad terbaik yang siap memperebutkan medali dan mengharumkan nama daerah pada perhelatan Porprov Sumbar 2026 yang dijadwalkan bergulir pada 2 hingga 14 Oktober 2026 mendatang. (ton)